BPJAMSOSTEK : Layanan “Lapak Asik” di Tangerang Tekan Kegagalan Klaim

Tangerang, (Banten Kita) – Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Tangerang Cikokol, Hasan Fahmi mengatakan Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) yang diimplementasikan sejak Maret 2020 mampu menekan kegagalan kelengkapan berkas administrasi di bawah lima persen oleh peserta saat mengajukan klaim.

“Tujuan utamanya tidak lain untuk memastikan kembali kelengkapan berkas administrasi peserta, sehingga hal ini akan menekan angka kegagalan di bawah 5 persen,” ujar Fahmi di Tangerang, Senin.

Ia mengatakan pelaksanaan protokol Lapak Asik di kantor cabang BPJAMSOSTEK Tangerang Cikokol sudah berjalan dengan sangat baik. Bahkan, BPJAMSOSTEK Cabang Tangerang Cikokol menjadi kantor percontohan awal mula layanan one to many Nasional.

Dalam sehari, ratusan peserta melakukan proses pelayanan di BPJAMSOSTEK Cikokol. Lalu, ada juga yang menggunakan layanan online lainnya.

“Karena kerja keras tim layanan dan semua karyawan dan juga tim keamanan dan pengamanan kantor mulai dari garda terdepan sudah memberikan pelayanan terbaiknya setiap saat,” ujarnya.

Perlu diketahui, pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia hingga saat ini memicu lonjakan jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatnya klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK.

Hingga 15 Juli 2020, jumlah pengajuan klaim JHT secara nasional telah mencapai angka 1,33 juta kasus dengan nominal mencapai sebesar Rp 16,47 triliun. Dengan lonjakan itu, BPJAMSOSTEK menggunakan protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik).

“Lapak Asik” terdiri dari kanal daring, luring dan kolektif mendapatkan respon positif dari para peserta. Dari ketiga kanal yang disediakan tersebut, daring menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta yaitu sebesar 80 persen dari total pengajuan yang dilakukan.

Sebab dengan menggunakan Lapak Asik daring  peserta dapat melakukan proses klaim tanpa harus datang ke kantor cabang. Selanjutnya peserta cukup menunggu proses konfirmasi yang akan dilakukan oleh petugas BPJAMSOSTEK melalui panggilan telepon atau video. (Irf/Ant)